Rizeka’s present
A drabble mix
strarring BTS’s Jeon Jungkook, iKON’s Go Junhoe, GOT7’s Im Jaebum and Ocs | genre Sci-fi, Phsycologist, Surrealism, Thriller, Gore, Sad | duration 3 drabble [100wc] | rating PG
.
.
[1st]

error posterError
“I can feel your heartbeat, giving you away” Amy Diamonds – Heartbeats

“Im Nayeon, apa yang kau lakukan?”
Jantung Jaebum berdetak kencang tatkala netranya menemukan sosok yang ia cari tengah tergolek kaku diatas lantai kamar mandi.
Jaebum mencoba menjauhkan manekin itu dari air kalau tak mau rusak lagi. Untung saja Jaebum jenius. Mengubah manusia menjadi robot bukanlah perkara mudah.
Walaupun keras dan kaku, Jaebum lebih menyukai Nayeon-nya yang sekarang. Penurut dan mudah diatur, bukan istri pembangkang yang menyebalkan.
“Bagaimana kau bisa disini huh?”
“—Ah bateraimu habis sayang”
Lekas-lekas Jaebum men-charge tubuh Nayeon. Lantas bola mata kristal istrinya itupun menyala lagi.
“Hallo. Aku robot Im Nayeon, istri Dr. Im Jaebum yang penurut”

[2nd]where is your brother posterWhere’s your brother?

Mereka menyebutku monster, ketika aku tak kunjung menjawab pertanyaan;
“Dimana adikmu?”
Sebenci apapun aku pada adikku, aku masih menyukainya. Aku menyukai jerit tangisnya ketika pisauku menyapa kulitnya. Aku menyukai rasa hangat darahnya yang mengalir di tenggorokanku. Aku juga menyukai betapa empuk dagingnya, bau harumnya, uhh sial—membuat mulutku berair.
Tapi..jujur saja aku takut.
Takut kalau-kalau ibu pulang dan mencari adikku. Aku menggigiti kuku jariku sampai berdarah. Mataku tak fokus menatap satu arah. Ketakutan menyelimutiku. Aku menelan liurku lagi, teringat akan rasa nikmat dagingnya.
Lantas, apakah aku harus menjawab mereka dengan;
“Jeon Jungkook ada di dalam perutku!”

[3rd]poster 1Treacherous

Memories warm you up from the inside. But they also tear you apart”—Haruka Murakami. Kafka on the shore.
Dia datang lagi setelah mengkhianatiku beberapa bulan lalu. Cih! wajah cantik yang dulu kukagumi, kini membuatku ingin muntah saja.
Tapi aku ingat sesuatu,
Dulu aku sangat mencintainya.
Jemari kurusnya ia daratkan di atas pipiku, mengelusnya pelan. Sial, ia tahu apa kelemahanku; sentuhanya. Wanita ini memang gila tapi aku lebih gila darinya.
“Jun, do you miss me?”
“Yes, I did b*tch”
Ia menyeringai. Masih kuingat wajahnya yang penuh goresan pisau tajamku serta tubuh terkoyaknya malam itu. Terakhir yang paling kusukai saat bola mata hazelnya menggelinding di lantai.
Salah siapa, ia gunakan mata itu untuk melihat pria lain



Fin
Sebenernya ini drabble challenge tahun baru kemarin yang diadain sama kak Yeni [snqnxoals818] dan berhubung ini gak menang huhu~ ToT
jadi ya..gak ada salahnya aku post disini wkwk

ohiya selain pake penname Rizeka kadang aku pake dxndelioxn, fyi kkk~

Advertisements