tumblr_ms92uqdmn31sckukyo1_500Flash Fiction – Regret
By Rizeka

.

.

Untuk pertama kalinya saya menangis untuk anda.


Ketika aku menulis ini, pikiranku sedang dipenuhi beberapa penyesalan dan kekesalan yang terus bercokol di dalam otakku.
Saat aku pertama kali melihat instagram pagi ini, aku tak pernah merasa ada hal yang aneh. Semua terlampau biasa saja. Apalagi dengan nafasku yang masih tak beraturan setelah menyelesaikan olahraga pagiku hari ini. Jemariku terus mengusap benda layar datar itu dan sampai akhirnya aku menemukan fotomu disana—tersenyum bersama dengan teman-temanku.
Aku berhenti sejenak dan kesal dengan diriku sendiri. Seharusnya aku juga berada disana. Seharusnya aku datang pagi tadi walaupun keadaanku mendesak. Seharusnya aku juga bisa berfoto denganmu.
Tapi aku tidak melakukanya.
Aku hanya bisa berteriak seperti orang gila, lebih seperti ungkapan penyesalan pada diriku sendiri. Aku juga ingin berfoto dan jogging denganmu. Tapi aku tidak bisa.
Dan maaf aku bertingkah seperti ini, karena saya sangat menyukai anda.

.

.

fin

.

A/N : ditulis dalam perasaan yang campur aduk.
Sesuatu yang tidak penting untuk dibaca. So, leave this page and close your tab.

Advertisements