Tags

,

00 jinwah_2

Waiting For You

Babykim storyline

Starring

Kim Jinhwan [iKON]

Lee Suhyun [You]

Ficlet [+500w]Romance, Fluff, Sad

Rating G

happy reading~

.

.

.

Whetever you go..

Whatever you do..

I’ll be right here waiting for you

Whatever it take..

All have my heartbreaks..

                                                  I’ll be right here waiting for you

“Aku sudah berjanji akan menunggumu, aku tak peduli kau pergi kemana. Aku tak peduli apa yang kau lakukan. Aku tak peduli berapa lama kau akan pergi. Tugasku adalah menepati janji yang pernah kubuat bersamamu. Menunggumu.”

Musim salju yang turun awal Desember. Siklus pergantian musim yang terus berulang berputar mengikuti waktu. Sudah berapa kali musim berputar dan kutemukan diriku lagi sedang terduduk di halte bis pada saat turunya salju di awal Desember? Sendirian..

Menanti sebuah bis berhenti dihalte tempatku duduk berdiam diri. Dan seseorang yang turun dengan lengkungan simetris di bibir tipisnya dan membuat kedua mata bulan sabitnya yang benar-benar kurindukan sekarang. Kedua matanya itu akan semakin tak terlihat saat ia tersenyum.

Senyuman seorang gadis cantik yang akan memancarkan kehangatan walau dimusim dingin sekalipun. Dan ketika harapan sosok dengan tubuh mungil yang turun keluar dari bis hanya sebuah angan semata.

“Kau janji akan menungguku disini kan?”

“Ya aku janji”

“Bagaimana jika aku tak pulang?”

“Aku akan tetap menunggumu disini. karena aku percaya padamu. Kau akan pulang”

“Ya aku janji akan pulang untukmu, Jinhwan”

Kata-kata polos dua orang remaja yang bodoh. Bagaimana bisa membuat janji yang mungkin mereka sendiri tak sanggup menepati janjinya. Dan tinggalah Kim Jinhwan sekarang menunggu sang perempuan seperti janji yang pernah ia ucapkan beberapa tahun silam. Tapi bagaimana dengan sang gadis? Apakah ia menepati janji mereka berdua?

Bagai pukulan yang menyadarkanku kembali kedunia nyata. Bahwa tugasku menunggumu harus semakin di perpanjang. Sudah berapa kali aku memperpanjang kontrakku menungguimu di halte sialan ini? Sebenarnya sudah sangat lelah tubuhku ini. Setiap hari meluangkan waktu setelah pulang bekerja untuk menunggumu di halte ini? Seharusnya kau menjadi gadis yang paling beruntung di dunia ini karena mendapatkan lelaki sepertiku. Lelaki yang setia menunggu gadis pemalas sepertimu.

“Kapan kau akan pulang?”

Pertanyaan yang terus kuajukan berulang-ulang dan hanya akan dijawab oleh hembusan angin musim dingin. selalu dan selalu seperti itu. Tapi apa yang bisa aku lakukan. Sudah terikat dengan janji seumur hidup. Dan aku bersi keras untuk menepatinya. Sepertinya menunggumu sudah seperti hobbi baruku beberapa tahun terakhir.

Dan ketika aku mengangkat pantatku dari dudukan kursi halte yang dingin dan berpijak dengan kedua kakiku. Berniat pulang kerumah karena cuaca dan salju yang turun semakin lebat. Dengan hidung yang mulai memerah dan berair. Aku tak mau jika tekena demam – lagi. hanya dengan alasan berharap bis yang datang membawamu berhenti di halte ini. Aku sudah menghabiskan ribuan jam hanya untuk menunggu gadis pemalas itu. Menunggu menunggu dan menunggu tanpa rasa lelah – walaupun pada nyatanya lelah.

“Aku percaya suatu saat di kehidupan yang lain kau akan datang dan kembali ke pelukanku lagi. Seperti bus sihir kau akan kembali ketempat dimana kau seharusnya berada. Di halte tempat dimana penumpangmu setia menanti kedatanganmu..”

Dan pada kenyataanya kau tak akan pernah datang…karena kau sudah bahagia di sisi berbeda dari tempatku berdiri sekarang. Lalu aku pergi meninggalkan halte yang menjadi saksi bisuku. Paling tidak aku pernah menunggumu. Aku sudah menunggumu dan berarti secara tidak langsung aku sudah menepati janjiku padamu. Walaupun tak sepenuhnya.

Aku sudah lelah. Dan selamat tinggal semua kenangan yang pernah kulalui di halte ini. Kuharap kau bahagia di atas sana. Lee Suhyun.

 

Fin.

Advertisements